Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi : 51 Unit Rumah Rusak Berat, 159 Warga Mengungsi dan Hanguskan 49 Leuit – SUKABUMI KINI

Sabtu, 12 September 2026

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi : 51 Unit Rumah Rusak Berat, 159 Warga Mengungsi dan Hanguskan 49 Leuit

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Sebanyak 159 warga atau 51 kepala keluarga (KK) masih mengungsi setelah kebakaran hebat melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, RT 05 dan RT 07 RW 07, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Hingga Ahad (26/7/2026) pukul 17.00 WIB, tim gabungan masih melakukan pendataan dan asesmen di lokasi bencana.

Berdasarkan laporan sementara Pos Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana (SKPDB) BPBD Kabupaten Sukabumi, kebakaran yang terjadi pada Sabtu (25/7/2026) dipicu kondisi cuaca ekstrem berupa peningkatan suhu udara dan kekeringan yang melanda wilayah Sukabumi.

Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 51 rumah warga mengalami rusak berat. Selain rumah tinggal, kebakaran juga menghanguskan satu unit masjid, satu unit PAUD, 49 leuit, dua lisung, enam warung, dua unit MCK, satu mobil Maskara, serta tiga sepeda motor.

Seluruh warga terdampak yang terdiri atas 82 laki-laki dan 77 perempuan kini mengungsi di rumah kerabat mereka. Tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang dilaporkan hilang dalam kejadian tersebut.

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama BPBD Provinsi Jawa Barat, aparat desa, TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait terus melakukan penanganan darurat di lokasi. Langkah yang dilakukan meliputi asesmen dampak bencana, pendataan kerusakan, pembukaan Posko Tanggap Darurat, hingga koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan.
Pemkab Sukabumi juga telah menetapkan status tanggap darurat untuk wilayah terdampak di Kampung Ciptamulya. Penanganan difokuskan pada penyelamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, perlindungan kelompok rentan, serta percepatan pemulihan sarana dan prasarana yang rusak.

Sejumlah kebutuhan mendesak masih diperlukan bagi para penyintas. Di antaranya makanan siap saji, operasional dapur umum, perlengkapan bayi, susu, obat-obatan dan perlengkapan P3K, popok bayi maupun dewasa, selimut, kasur matras, perlengkapan mandi, serta kebutuhan bagi ibu hamil dan menyusui.

Hingga laporan terakhir pada Ahad sore, tim gabungan penanganan bencana masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses pendataan. Sekaligus memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi : 51 Unit Rumah Rusak Berat, 159 Warga Mengungsi dan Hanguskan 49 Leuit

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Sebanyak 159 warga atau 51 kepala keluarga (KK) masih mengungsi setelah kebakaran hebat melanda Kampung Adat Kasepuhan Ciptamulya, RT 05 dan RT 07 RW 07, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi. Hingga Ahad (26/7/2026) pukul 17.00 WIB, tim gabungan masih melakukan pendataan dan asesmen di lokasi bencana.

Berdasarkan laporan sementara Pos Sistem Komando Penanganan Darurat Bencana (SKPDB) BPBD Kabupaten Sukabumi, kebakaran yang terjadi pada Sabtu (25/7/2026) dipicu kondisi cuaca ekstrem berupa peningkatan suhu udara dan kekeringan yang melanda wilayah Sukabumi.

Dalam peristiwa tersebut, sebanyak 51 rumah warga mengalami rusak berat. Selain rumah tinggal, kebakaran juga menghanguskan satu unit masjid, satu unit PAUD, 49 leuit, dua lisung, enam warung, dua unit MCK, satu mobil Maskara, serta tiga sepeda motor.

Seluruh warga terdampak yang terdiri atas 82 laki-laki dan 77 perempuan kini mengungsi di rumah kerabat mereka. Tidak ada korban jiwa, korban luka, maupun warga yang dilaporkan hilang dalam kejadian tersebut.

BPBD Kabupaten Sukabumi bersama BPBD Provinsi Jawa Barat, aparat desa, TNI, Polri, serta berbagai unsur terkait terus melakukan penanganan darurat di lokasi. Langkah yang dilakukan meliputi asesmen dampak bencana, pendataan kerusakan, pembukaan Posko Tanggap Darurat, hingga koordinasi lintas sektor untuk mempercepat penanganan.
Pemkab Sukabumi juga telah menetapkan status tanggap darurat untuk wilayah terdampak di Kampung Ciptamulya. Penanganan difokuskan pada penyelamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, pelayanan kesehatan, perlindungan kelompok rentan, serta percepatan pemulihan sarana dan prasarana yang rusak.

Sejumlah kebutuhan mendesak masih diperlukan bagi para penyintas. Di antaranya makanan siap saji, operasional dapur umum, perlengkapan bayi, susu, obat-obatan dan perlengkapan P3K, popok bayi maupun dewasa, selimut, kasur matras, perlengkapan mandi, serta kebutuhan bagi ibu hamil dan menyusui.

Hingga laporan terakhir pada Ahad sore, tim gabungan penanganan bencana masih berada di lokasi untuk melanjutkan proses pendataan. Sekaligus memastikan seluruh kebutuhan dasar warga terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Berita Lainnya

IMG 20260911 WA0024
Harga Telur Ayam di Sukabumi Naik, Tembus Rp 27.000 per Kilogram
IMG 20260911 WA0000
Diskominfo Kota Sukabumi : SADA Jabar Permudah Intervensi Program
IMG 20260911 WA0017
Bidang Pemuda DPD PKS Sukabumi Minta Pemkot Tindaklanjuti Laporan PPATK soal Ratusan ASN Terindikasi Judol
IMG 20260910 WA0024
Lepas 10 CPMI Sukabumi Berangkat ke Arab Saudi, Wakil Wali Kota Sukabumi Titip Pesan Ini
Unnamed 3
PBG dan SLF Masih di Bawah 5 Persen, SPPG di Sukabumi Diminta Lengkapi Perizinan

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top