SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi–Dinas Kesehatan Kota Sukabumi mulai melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di sejumlah sekolah sejak awal Agustus 2026. Program imunisasi nasional tersebut menyasar murid sekolah dasar dan sederajat hingga jenjang SMP sederajat.
BIAS dilaksanakan dua tahap setiap tahun, yakni pada Agustus dan November. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah melindungi anak dari sejumlah penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi.
Pada pelaksanaan BIAS Agustus 2026, imunisasi measles-rubella (MR) diberikan kepada siswa kelas 1 SD/MI/sederajat. Sementara imunisasi human papillomavirus (HPV) ditujukan bagi anak perempuan kelas 5 dan 6 SD/MI/sederajat serta siswi kelas 9 SMP/MTs/sederajat yang belum pernah mendapatkan imunisasi HPV sebelumnya.
Imunisasi tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan penyakit, termasuk difteri, campak, tetanus, rubella, hingga kanker leher rahim atau kanker serviks. Pelaksanaan BIAS di Kota Sukabumi juga diperkuat melalui kolaborasi Gerakan Masyarakat, Pemerintah dan Tokoh Agama untuk Imunisasi (GEMPITA Imunisasi).
Kantor Kementerian Agama turut mendukung pelaksanaan program tersebut, khususnya untuk memastikan anak-anak di lingkungan pendidikan keagamaan memperoleh perlindungan imunisasi. Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki melalui unggahan media sosial pada 6 Agustus 2026 mengajak orang tua, guru, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan pelaksanaan BIAS.
“Mengajak seluruh orang tua, guru dan masyarakat untuk mendukung pelaksanaan BIAS. Imunisasi adalah langkah penting untuk melindungi anak-anak dari berbagai penyakit yang dapat dicegah, agar mereka bisa tumbuh sehat, cerdas, dan berprestasi,” ujar Ayep. Ia juga meminta masyarakat tidak khawatir terhadap imunisasi yang diberikan melalui program BIAS.
Menurut dia, imunisasi telah dipastikan keamanannya dan menjadi bagian dari investasi untuk kesehatan generasi penerus. Ia berharap dukungan seluruh pihak dapat memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
“Bersama kita sukseskan BIAS. Anak sehat, sekolah hebat, Indonesia kuat,” kata Ayep. Pemkot Sukabumi juga mengajak para orang tua dan guru memastikan anak mengikuti imunisasi di sekolah sesuai sasaran.
