Kapal Misi Gaza Dicegat Zionis Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Ditahan – SUKABUMI KINI

Rabu, 17 Juni 2026

Kapal Misi Gaza Dicegat Zionis Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Ditahan

SUKABUMIKINI.COM, Jakarta—Media Republika mengecam keras tindakan intersepsi militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Sikap tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, melalui konten media sosial Instagram Republika, Senin (18/5/2026).

Dalam pernyataannya, Republika menilai tindakan intersepsi tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional, nilai kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza.

“Mereka datang bukan membawa senjata, tetapi solidaritas, bantuan logistik, obat-obatan, dan suara nurani untuk warga sipil Palestina,” demikian pernyataan yang disampaikan Republika.

Dalam rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla itu terdapat sembilan relawan asal Indonesia. Dua di antaranya merupakan jurnalis Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, yang disebut tengah menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi kemanusiaan.

Republika menyatakan keselamatan seluruh relawan menjadi perhatian serius. Media tersebut juga menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak boleh dibungkam dan misi kemanusiaan bukan tindakan kriminal.

Seruan “Free Palestine” turut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap warga sipil Palestina yang hingga kini masih menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi berkepanjangan di Gaza.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Kapal Misi Gaza Dicegat Zionis Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Ditahan

SUKABUMIKINI.COM, Jakarta—Media Republika mengecam keras tindakan intersepsi militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Sikap tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, melalui konten media sosial Instagram Republika, Senin (18/5/2026).

Dalam pernyataannya, Republika menilai tindakan intersepsi tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional, nilai kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza.

“Mereka datang bukan membawa senjata, tetapi solidaritas, bantuan logistik, obat-obatan, dan suara nurani untuk warga sipil Palestina,” demikian pernyataan yang disampaikan Republika.

Dalam rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla itu terdapat sembilan relawan asal Indonesia. Dua di antaranya merupakan jurnalis Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, yang disebut tengah menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi kemanusiaan.

Republika menyatakan keselamatan seluruh relawan menjadi perhatian serius. Media tersebut juga menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak boleh dibungkam dan misi kemanusiaan bukan tindakan kriminal.

Seruan “Free Palestine” turut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap warga sipil Palestina yang hingga kini masih menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi berkepanjangan di Gaza.

Berita Lainnya

IMG 20260616 WA0034
Empat Point Kesepakatan Wali Kota dengan Tujuh Parpol Kota Sukabumi
IMG 20260616 WA0032
Terdampak Kemarau Tiga Pekan, SLB dan Panti Tuna Netra Budi Nurani Sukabumi Kesulitan Air Bersih
IMG 20260616 WA0025
PMI Kota Sukabumi Buka Ruang Bahagia bagi Anak-anak Disabilitas SLB Budi Nurani di River Tubing
IMG 20260616 WA0000
Pilar Ketenagakerjaan di Kota Sukabumi Alami Lonjakan Signifikan
IMG 20260615 WA0006
Kinerja Ketenagakerjaan Sukabumi Tumbuh Positif, Ribuan Warga Berburu Peluang Kerja

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top