Kapal Misi Gaza Dicegat Zionis Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Ditahan – SUKABUMI KINI

Sabtu, 4 Juli 2026

Kapal Misi Gaza Dicegat Zionis Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Ditahan

SUKABUMIKINI.COM, Jakarta—Media Republika mengecam keras tindakan intersepsi militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Sikap tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, melalui konten media sosial Instagram Republika, Senin (18/5/2026).

Dalam pernyataannya, Republika menilai tindakan intersepsi tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional, nilai kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza.

“Mereka datang bukan membawa senjata, tetapi solidaritas, bantuan logistik, obat-obatan, dan suara nurani untuk warga sipil Palestina,” demikian pernyataan yang disampaikan Republika.

Dalam rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla itu terdapat sembilan relawan asal Indonesia. Dua di antaranya merupakan jurnalis Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, yang disebut tengah menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi kemanusiaan.

Republika menyatakan keselamatan seluruh relawan menjadi perhatian serius. Media tersebut juga menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak boleh dibungkam dan misi kemanusiaan bukan tindakan kriminal.

Seruan “Free Palestine” turut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap warga sipil Palestina yang hingga kini masih menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi berkepanjangan di Gaza.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Kapal Misi Gaza Dicegat Zionis Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Ditahan

SUKABUMIKINI.COM, Jakarta—Media Republika mengecam keras tindakan intersepsi militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Sikap tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, melalui konten media sosial Instagram Republika, Senin (18/5/2026).

Dalam pernyataannya, Republika menilai tindakan intersepsi tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional, nilai kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza.

“Mereka datang bukan membawa senjata, tetapi solidaritas, bantuan logistik, obat-obatan, dan suara nurani untuk warga sipil Palestina,” demikian pernyataan yang disampaikan Republika.

Dalam rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla itu terdapat sembilan relawan asal Indonesia. Dua di antaranya merupakan jurnalis Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, yang disebut tengah menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi kemanusiaan.

Republika menyatakan keselamatan seluruh relawan menjadi perhatian serius. Media tersebut juga menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak boleh dibungkam dan misi kemanusiaan bukan tindakan kriminal.

Seruan “Free Palestine” turut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap warga sipil Palestina yang hingga kini masih menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi berkepanjangan di Gaza.

Berita Lainnya

WhatsApp Image 2026 07 03 At 19.33
Siap Dirilis! Aplikasi AI “Warga Siaga” memperkuat Kesiapsiagaan Bencana di Masyarakat, Begini Cara Kerjanya
Screenshot 20260703 195532 Instagram
BMKG : Hampir Separuh Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau
IMG 20260703 WA0025
Ketua DPRD Kota Sukabumi Kang Wanju : Madrasah Diniyah Jadi Pondasi Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini
IMG 20260703 WA0023
Akselerasi Satu Data Indonesia, Pemkot Sukabumi Sinkronkan Data Lintas Sektor
FB IMG 1783062170508
Disdukcapil Sukabumi Jemput Bola Rekam KTP-el bagi Lansia dan Penyandang Disabilitas

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top