Kapal Misi Gaza Dicegat Zionis Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Ditahan – SUKABUMI KINI

Rabu, 16 September 2026

Kapal Misi Gaza Dicegat Zionis Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Ditahan

SUKABUMIKINI.COM, Jakarta—Media Republika mengecam keras tindakan intersepsi militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Sikap tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, melalui konten media sosial Instagram Republika, Senin (18/5/2026).

Dalam pernyataannya, Republika menilai tindakan intersepsi tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional, nilai kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza.

“Mereka datang bukan membawa senjata, tetapi solidaritas, bantuan logistik, obat-obatan, dan suara nurani untuk warga sipil Palestina,” demikian pernyataan yang disampaikan Republika.

Dalam rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla itu terdapat sembilan relawan asal Indonesia. Dua di antaranya merupakan jurnalis Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, yang disebut tengah menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi kemanusiaan.

Republika menyatakan keselamatan seluruh relawan menjadi perhatian serius. Media tersebut juga menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak boleh dibungkam dan misi kemanusiaan bukan tindakan kriminal.

Seruan “Free Palestine” turut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap warga sipil Palestina yang hingga kini masih menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi berkepanjangan di Gaza.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Kapal Misi Gaza Dicegat Zionis Israel, Dua Jurnalis Republika Ikut Ditahan

SUKABUMIKINI.COM, Jakarta—Media Republika mengecam keras tindakan intersepsi militer Zionis Israel terhadap kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla di perairan internasional. Sikap tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi Republika, Andi Muhyiddin, melalui konten media sosial Instagram Republika, Senin (18/5/2026).

Dalam pernyataannya, Republika menilai tindakan intersepsi tersebut sebagai pelanggaran terhadap hukum internasional, nilai kemanusiaan universal, serta kebebasan sipil warga dunia yang membawa bantuan untuk rakyat Palestina di Gaza.

“Mereka datang bukan membawa senjata, tetapi solidaritas, bantuan logistik, obat-obatan, dan suara nurani untuk warga sipil Palestina,” demikian pernyataan yang disampaikan Republika.

Dalam rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla itu terdapat sembilan relawan asal Indonesia. Dua di antaranya merupakan jurnalis Republika, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai, yang disebut tengah menjalankan tugas jurnalistik sekaligus misi kemanusiaan.

Republika menyatakan keselamatan seluruh relawan menjadi perhatian serius. Media tersebut juga menegaskan bahwa solidaritas kemanusiaan tidak boleh dibungkam dan misi kemanusiaan bukan tindakan kriminal.

Seruan “Free Palestine” turut disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap warga sipil Palestina yang hingga kini masih menghadapi blokade, kelaparan, dan agresi berkepanjangan di Gaza.

Berita Lainnya

Screenshot 20260915 182219 Instagram
Pemkot Sukabumi Ambil Langkah Strategis Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Siapkan Program Bankesda demi Perlindungan Warga Rentan
Screenshot 20260915 174458 WhatsApp
Hearing dengan Pemkot, BPS dan BPJS, Anggota DPRD Kota Sukabumi Danny Ramdhani Soroti Data Desil Penerima Bansos
IMG 20260914 WA0001
Ketua DPRD Kota Sukabumi Bersama Forkopimda Bertemu Kapolda Jabar, Ini yang Dibahas
FB IMG 1789379715112
PMI Sukabumi Perkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Berbasis Data Iklim
IMG 20260914 WA0020
Harga Kedelai Impor di Sukabumi Naik, Kini Rp 11.200 per Kilogram

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top