Kirab Budaya Jawa Barat Jadi Panggung Kebanggaan Tradisi Sunda – SUKABUMI KINI

Sabtu, 4 Juli 2026

Kirab Budaya Jawa Barat Jadi Panggung Kebanggaan Tradisi Sunda

SUKABUMIKINI.COM, Bandung–Malam di Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026), terasa berbeda. Derap langkah para peserta kirab berpadu dengan tabuhan kendang, denting gong, dan lengking suling yang mengalun sepanjang jalan dari Kiara Artha Park menuju Gedung Sate.

Ribuan warga memadati sisi jalan, menyaksikan parade budaya yang menghadirkan wajah Jawa Barat dalam balutan tradisi. Gelaran Kirab Budaya Jawa Barat itu bukan sekadar arak-arakan seremonial.

Di tengah gemerlap lampu kota, kirab menjelma menjadi ruang pertemuan antara budaya, masyarakat, dan para pemimpin daerah. Sejumlah kepala daerah se-Jawa Barat tampak berjalan bersama masyarakat, termasuk Dedi Mulyadi serta Ayep Zaki yang hadir didampingi Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah.

Nuansa Sunda begitu terasa sejak awal kirab dimulai. Para peserta mengenakan pakaian adat khas daerah masing-masing dengan corak dan warna yang mencerminkan identitas budaya lokal. Di sepanjang jalur kirab, warga tampak antusias mengabadikan momen menggunakan telepon genggam, sementara anak-anak duduk di pundak orang tuanya demi menyaksikan iring-iringan lebih jelas.

Sorotan utama malam itu datang dari penampilan seni tradisional yang tampil bergantian di tengah perjalanan kirab. Kelompok kesenian dari berbagai daerah menampilkan atraksi budaya khas Jawa Barat yang memikat perhatian penonton.

Gerakan para penari yang energik, dipadukan kostum berwarna cerah dan irama musik tradisional yang menghentak, membuat suasana berubah riuh. Sesekali tepuk tangan penonton pecah ketika para seniman menari di tengah kerumunan warga.

Kirab budaya itu seolah menjadi penegas bahwa tradisi Sunda tetap hidup di tengah modernisasi kota.  Bagi warga yang hadir, kirab budaya bukan sekadar hiburan akhir pekan.

Kegiatan tersebut menghadirkan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah yang tetap dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda. Di tengah derasnya budaya modern, malam kirab di Bandung menjadi pengingat bahwa identitas daerah tetap memiliki tempat di hati masyarakat.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Kirab Budaya Jawa Barat Jadi Panggung Kebanggaan Tradisi Sunda

SUKABUMIKINI.COM, Bandung–Malam di Kota Bandung, Sabtu (16/5/2026), terasa berbeda. Derap langkah para peserta kirab berpadu dengan tabuhan kendang, denting gong, dan lengking suling yang mengalun sepanjang jalan dari Kiara Artha Park menuju Gedung Sate.

Ribuan warga memadati sisi jalan, menyaksikan parade budaya yang menghadirkan wajah Jawa Barat dalam balutan tradisi. Gelaran Kirab Budaya Jawa Barat itu bukan sekadar arak-arakan seremonial.

Di tengah gemerlap lampu kota, kirab menjelma menjadi ruang pertemuan antara budaya, masyarakat, dan para pemimpin daerah. Sejumlah kepala daerah se-Jawa Barat tampak berjalan bersama masyarakat, termasuk Dedi Mulyadi serta Ayep Zaki yang hadir didampingi Ketua TP-PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah.

Nuansa Sunda begitu terasa sejak awal kirab dimulai. Para peserta mengenakan pakaian adat khas daerah masing-masing dengan corak dan warna yang mencerminkan identitas budaya lokal. Di sepanjang jalur kirab, warga tampak antusias mengabadikan momen menggunakan telepon genggam, sementara anak-anak duduk di pundak orang tuanya demi menyaksikan iring-iringan lebih jelas.

Sorotan utama malam itu datang dari penampilan seni tradisional yang tampil bergantian di tengah perjalanan kirab. Kelompok kesenian dari berbagai daerah menampilkan atraksi budaya khas Jawa Barat yang memikat perhatian penonton.

Gerakan para penari yang energik, dipadukan kostum berwarna cerah dan irama musik tradisional yang menghentak, membuat suasana berubah riuh. Sesekali tepuk tangan penonton pecah ketika para seniman menari di tengah kerumunan warga.

Kirab budaya itu seolah menjadi penegas bahwa tradisi Sunda tetap hidup di tengah modernisasi kota.  Bagi warga yang hadir, kirab budaya bukan sekadar hiburan akhir pekan.

Kegiatan tersebut menghadirkan rasa bangga terhadap warisan budaya daerah yang tetap dijaga dan diperkenalkan kepada generasi muda. Di tengah derasnya budaya modern, malam kirab di Bandung menjadi pengingat bahwa identitas daerah tetap memiliki tempat di hati masyarakat.

Berita Lainnya

WhatsApp Image 2026 07 03 At 19.33
Siap Dirilis! Aplikasi AI “Warga Siaga” memperkuat Kesiapsiagaan Bencana di Masyarakat, Begini Cara Kerjanya
Screenshot 20260703 195532 Instagram
BMKG : Hampir Separuh Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau
IMG 20260703 WA0025
Ketua DPRD Kota Sukabumi Kang Wanju : Madrasah Diniyah Jadi Pondasi Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini
IMG 20260703 WA0023
Akselerasi Satu Data Indonesia, Pemkot Sukabumi Sinkronkan Data Lintas Sektor
FB IMG 1783062170508
Disdukcapil Sukabumi Jemput Bola Rekam KTP-el bagi Lansia dan Penyandang Disabilitas

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top