Dari Alam ke Cuan! Batu Akik Sukabumi Siap Angkat Ekonomi Daerah – SUKABUMI KINI

Senin, 6 Juli 2026

Dari Alam ke Cuan! Batu Akik Sukabumi Siap Angkat Ekonomi Daerah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi— Pameran “Kemilau Batu Bercahaya” Piala Wali Kota Sukabumi dalam rangkaian Hari Jadi Kota Sukabumi ke-112 digelar di Gedung Juang 45, Ahad (5/4/2026). Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu daya tarik baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi.

Acara yang menampilkan kontes dan pameran batu akik tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi Een Rukmini, dan Dekranasda Kota Sukabumi.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut, yang melibatkan Diskumindag, panitia pelaksana dari Bagian Ekonomi, serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). Menurut dia, pameran ini menjadi momentum penting untuk mengangkat potensi batu akik sebagai bagian dari kekayaan alam dan budaya lokal.

“Ini yang pertama dan luar biasa. Kita bisa melihat batu-batu hasil alam yang memiliki nilai tinggi ketika dilestarikan, dirawat, dan dijaga. Selain memberi pengetahuan, juga mampu menggerakkan roda ekonomi,” ujar Bobby. Ia menambahkan, pengembangan usaha batu akik perlu didorong melalui transformasi digital.

Para perajin dan pedagang kata Bobby, diharapkan memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memperluas pasar. Bahkan, menurut dia, sejumlah pelaku usaha batu akik di Sukabumi telah menembus pasar internasional seperti Eropa dan Amerika.

Dalam pameran tersebut lanjut Bobby, berbagai jenis batu dengan motif alami dipamerkan, mulai dari motif pemandangan, angka, siluet, hingga bentuk hewan dan benda. Keunikan motif tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena terbentuk secara alami dan membutuhkan keahlian khusus dari juri untuk menginterpretasikannya.

Bobby juga mendorong agar Kota Sukabumi memiliki identitas khas dalam dunia batu akik, seperti Blue Opal dan kecubung, sehingga mampu menarik wisatawan dari luar daerah. Ia menilai, potensi kunjungan wisata ke Sukabumi cukup besar, terlebih saat momentum libur panjang seperti Lebaran.

“Dengan adanya acara seperti ini, kita harapkan bisa semakin mengangkat Kota Sukabumi, baik dari sisi kerajinan, kebudayaan, maupun pariwisata,” kata Bobby. Terkait dukungan pemerintah, ia menegaskan Pemkot Sukabumi akan memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan serupa, baik melalui penyediaan tempat maupun kolaborasi anggaran.

Jika keterbatasan anggaran terjadi, pemerintah akan membuka peluang kerja sama dengan pihak sponsor maupun menghadirkan tokoh nasional untuk meningkatkan daya tarik acara.

“Ke depan kita bisa kolaborasi, termasuk menghadirkan penggiat atau figur nasional agar gaungnya lebih luas dan Kota Sukabumi semakin dikenal,” cets Bobby.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Dari Alam ke Cuan! Batu Akik Sukabumi Siap Angkat Ekonomi Daerah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi— Pameran “Kemilau Batu Bercahaya” Piala Wali Kota Sukabumi dalam rangkaian Hari Jadi Kota Sukabumi ke-112 digelar di Gedung Juang 45, Ahad (5/4/2026). Kegiatan ini dinilai menjadi salah satu daya tarik baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi.

Acara yang menampilkan kontes dan pameran batu akik tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi Een Rukmini, dan Dekranasda Kota Sukabumi.

Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut, yang melibatkan Diskumindag, panitia pelaksana dari Bagian Ekonomi, serta Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). Menurut dia, pameran ini menjadi momentum penting untuk mengangkat potensi batu akik sebagai bagian dari kekayaan alam dan budaya lokal.

“Ini yang pertama dan luar biasa. Kita bisa melihat batu-batu hasil alam yang memiliki nilai tinggi ketika dilestarikan, dirawat, dan dijaga. Selain memberi pengetahuan, juga mampu menggerakkan roda ekonomi,” ujar Bobby. Ia menambahkan, pengembangan usaha batu akik perlu didorong melalui transformasi digital.

Para perajin dan pedagang kata Bobby, diharapkan memanfaatkan platform media sosial seperti Instagram dan TikTok untuk memperluas pasar. Bahkan, menurut dia, sejumlah pelaku usaha batu akik di Sukabumi telah menembus pasar internasional seperti Eropa dan Amerika.

Dalam pameran tersebut lanjut Bobby, berbagai jenis batu dengan motif alami dipamerkan, mulai dari motif pemandangan, angka, siluet, hingga bentuk hewan dan benda. Keunikan motif tersebut menjadi daya tarik tersendiri karena terbentuk secara alami dan membutuhkan keahlian khusus dari juri untuk menginterpretasikannya.

Bobby juga mendorong agar Kota Sukabumi memiliki identitas khas dalam dunia batu akik, seperti Blue Opal dan kecubung, sehingga mampu menarik wisatawan dari luar daerah. Ia menilai, potensi kunjungan wisata ke Sukabumi cukup besar, terlebih saat momentum libur panjang seperti Lebaran.

“Dengan adanya acara seperti ini, kita harapkan bisa semakin mengangkat Kota Sukabumi, baik dari sisi kerajinan, kebudayaan, maupun pariwisata,” kata Bobby. Terkait dukungan pemerintah, ia menegaskan Pemkot Sukabumi akan memfasilitasi penyelenggaraan kegiatan serupa, baik melalui penyediaan tempat maupun kolaborasi anggaran.

Jika keterbatasan anggaran terjadi, pemerintah akan membuka peluang kerja sama dengan pihak sponsor maupun menghadirkan tokoh nasional untuk meningkatkan daya tarik acara.

“Ke depan kita bisa kolaborasi, termasuk menghadirkan penggiat atau figur nasional agar gaungnya lebih luas dan Kota Sukabumi semakin dikenal,” cets Bobby.

Berita Lainnya

IMG 20260705 WA0008
Menjadi Time Traveller di Sukabumi Tempo Doeloe, Menyusuri Jejak Kota dalam Lintas Waktu
1001142845
Sukabumi City Tour Ajak Wisatawan Susuri Jejak Budaya dan Sejarah Kota
IMG 20260704 WA0019
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Diduga Terseret Arus Sungai Cicatih di Sukabumi
IMG 20260704 WA0018
Saat Jejak Masa Lalu Sukabumi Kembali Menyapa Lewat Soekaboemi Tempo Doeloe
WhatsApp Image 2026 07 03 At 19.33
Siap Dirilis! Aplikasi AI “Warga Siaga” memperkuat Kesiapsiagaan Bencana di Masyarakat, Begini Cara Kerjanya

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top