Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai – SUKABUMI KINI

Minggu, 21 Juni 2026

Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi- Upaya mendorong komoditas lokal menembus pasar global terus diperkuat. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi memulai program pendampingan Desa Devisa berbasis jahe gajah di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan kick off digelar pada Kamis, 30 April, di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak.

Program ini menjadi langkah awal pembentukan Desa Devisa dengan fokus pada komoditas jahe gajah, melibatkan petani dari berbagai wilayah di Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, program turut menggandeng Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera sebagai mitra pendamping di lapangan guna memastikan proses pembinaan berjalan berkelanjutan dan terarah.

Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, menyampaikan bahwa jahe gajah memiliki potensi besar di pasar global. Namun demikian, untuk dapat menembus pasar ekspor, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Potensi jahe gajah sangat besar, tetapi perlu didukung dengan peningkatan kualitas, standar produksi, serta kesiapan rantai pasok agar mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera, Rizal, menilai program ini sebagai peluang strategis dalam mengembangkan sektor pertanian daerah. Menurutnya, komoditas pertanian Sukabumi memiliki daya saing tinggi jika dikelola secara profesional dan didukung dengan pendampingan yang konsisten.

“Dengan program ini, kami optimistis potensi petani bisa lebih maksimal, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” ungkapnya.

Melalui inisiatif Desa Devisa ini, diharapkan para petani tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar dan nilai tambah ekonomi. Ke depan, program ini ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu sentra unggulan jahe gajah di Indonesia.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi- Upaya mendorong komoditas lokal menembus pasar global terus diperkuat. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi memulai program pendampingan Desa Devisa berbasis jahe gajah di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan kick off digelar pada Kamis, 30 April, di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak.

Program ini menjadi langkah awal pembentukan Desa Devisa dengan fokus pada komoditas jahe gajah, melibatkan petani dari berbagai wilayah di Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, program turut menggandeng Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera sebagai mitra pendamping di lapangan guna memastikan proses pembinaan berjalan berkelanjutan dan terarah.

Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, menyampaikan bahwa jahe gajah memiliki potensi besar di pasar global. Namun demikian, untuk dapat menembus pasar ekspor, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Potensi jahe gajah sangat besar, tetapi perlu didukung dengan peningkatan kualitas, standar produksi, serta kesiapan rantai pasok agar mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera, Rizal, menilai program ini sebagai peluang strategis dalam mengembangkan sektor pertanian daerah. Menurutnya, komoditas pertanian Sukabumi memiliki daya saing tinggi jika dikelola secara profesional dan didukung dengan pendampingan yang konsisten.

“Dengan program ini, kami optimistis potensi petani bisa lebih maksimal, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” ungkapnya.

Melalui inisiatif Desa Devisa ini, diharapkan para petani tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar dan nilai tambah ekonomi. Ke depan, program ini ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu sentra unggulan jahe gajah di Indonesia.

Berita Lainnya

IMG 20260620 WA0011
DPRD Kota Sukabumi Kebut Pembahasan Pertanggungjawaban APBD 2025, Ekonomi Kreatif dan Penyertaan Modal BPR
VID 20260620 WA0008(1)
Satu Wisatawan Tenggelam di Muara Pasir Putih Pangumbahan Sukabumi Ditemukan, Pencarian Bocah 12 Tahun Berlanjut
IMG 20260619 WA0049
Bahas Pemekaran KSU, Komisi I DPRD Sukabumi Tekankan Pemutakhiran Data Kapasitas Daerah
IMG 20260619 WA0073
Sukabumi Gencarkan Sosialiasi Pengelolaan Sampah dari Rumah
IMG 20260619 WA0039
Mahasiswa Bentangkan Spanduk di Rapat Paripurna, DPRD Kota Sukabumi Didesak Gunakan Hak Angket

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top