Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai – SUKABUMI KINI

Jumat, 21 Agustus 2026

Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi- Upaya mendorong komoditas lokal menembus pasar global terus diperkuat. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi memulai program pendampingan Desa Devisa berbasis jahe gajah di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan kick off digelar pada Kamis, 30 April, di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak.

Program ini menjadi langkah awal pembentukan Desa Devisa dengan fokus pada komoditas jahe gajah, melibatkan petani dari berbagai wilayah di Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, program turut menggandeng Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera sebagai mitra pendamping di lapangan guna memastikan proses pembinaan berjalan berkelanjutan dan terarah.

Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, menyampaikan bahwa jahe gajah memiliki potensi besar di pasar global. Namun demikian, untuk dapat menembus pasar ekspor, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Potensi jahe gajah sangat besar, tetapi perlu didukung dengan peningkatan kualitas, standar produksi, serta kesiapan rantai pasok agar mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera, Rizal, menilai program ini sebagai peluang strategis dalam mengembangkan sektor pertanian daerah. Menurutnya, komoditas pertanian Sukabumi memiliki daya saing tinggi jika dikelola secara profesional dan didukung dengan pendampingan yang konsisten.

“Dengan program ini, kami optimistis potensi petani bisa lebih maksimal, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” ungkapnya.

Melalui inisiatif Desa Devisa ini, diharapkan para petani tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar dan nilai tambah ekonomi. Ke depan, program ini ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu sentra unggulan jahe gajah di Indonesia.

Berita Lainnya

Kategori Berita

Sukabumi Tancap Gas Jadi Desa Devisa Jahe Gajah, Program LPEI Resmi Dimulai

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi- Upaya mendorong komoditas lokal menembus pasar global terus diperkuat. Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia bersama Kementerian Keuangan Republik Indonesia resmi memulai program pendampingan Desa Devisa berbasis jahe gajah di Kabupaten Sukabumi. Kegiatan kick off digelar pada Kamis, 30 April, di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak.

Program ini menjadi langkah awal pembentukan Desa Devisa dengan fokus pada komoditas jahe gajah, melibatkan petani dari berbagai wilayah di Sukabumi. Dalam pelaksanaannya, program turut menggandeng Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera sebagai mitra pendamping di lapangan guna memastikan proses pembinaan berjalan berkelanjutan dan terarah.

Kepala Divisi Jasa Konsultasi Indonesia Eximbank, Maria Sidabutar, menyampaikan bahwa jahe gajah memiliki potensi besar di pasar global. Namun demikian, untuk dapat menembus pasar ekspor, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara petani, koperasi, serta berbagai pemangku kepentingan.

“Potensi jahe gajah sangat besar, tetapi perlu didukung dengan peningkatan kualitas, standar produksi, serta kesiapan rantai pasok agar mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Koperasi Agro Sukabumi Sejahtera, Rizal, menilai program ini sebagai peluang strategis dalam mengembangkan sektor pertanian daerah. Menurutnya, komoditas pertanian Sukabumi memiliki daya saing tinggi jika dikelola secara profesional dan didukung dengan pendampingan yang konsisten.

“Dengan program ini, kami optimistis potensi petani bisa lebih maksimal, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas, termasuk ekspor,” ungkapnya.

Melalui inisiatif Desa Devisa ini, diharapkan para petani tidak hanya mampu meningkatkan kualitas produksi, tetapi juga memperoleh kepastian pasar dan nilai tambah ekonomi. Ke depan, program ini ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Sukabumi sebagai salah satu sentra unggulan jahe gajah di Indonesia.

Berita Lainnya

IMG 20260821 WA0010
Sampah di Rumah Bisa Jadi Cuan, Bank Sammi Sukabumi Siap Angkut Gratis
Image1787287121
DPRD dan Pemkot Sukabumi Sepakati KUA-PPAS Perubahan 2026
IMG 20260820 WA0044
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi H Iwan Ridwan Pimpin Kunjungan Kerja Pengawasan ke PT Indocement Cicantayan
Unnamed
Pengurus RT/RW Cisarua Kota Sukabumi Diminta Jadi Motor UMKM hingga Penjaga Lingkungan
IMG 20260820 WA0035
Kader PKK dan Posyandu di Kota Sukabumi Didorong Jadi Penggerak Hidup Sehat

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top