TPSS di Kota Sukabumi Bakal Ditutup Bertahap, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah – SUKABUMI KINI

Minggu, 5 Juli 2026

TPSS di Kota Sukabumi Bakal Ditutup Bertahap, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi bakal menutup sejumlah Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di berbagai titik wilayah kota. Kebijakan ini ditempuh sebagai upaya mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul yang kini mulai mengalami overload akibat tingginya volume sampah harian.

Berdasarkan data pemerintah daerah, produksi sampah di Kota Sukabumi mencapai sekitar 180 ton per hari. Kondisi tersebut dinilai memerlukan langkah penanganan yang lebih serius dan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana mengatakan, sebelum penutupan TPSS dilakukan, pemerintah akan terlebih dahulu memasifkan sosialisasi mengenai pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Menurut dia, pemilahan sampah dari sumbernya diyakini mampu menekan volume sampah yang masuk ke TPA secara signifikan.

“Sebelum penutupan TPSS, kita sosialisasikan dulu cara pemilahan. Kemudian hasil pemilahan yang anorganik bisa dijual ke bank sampah, sedangkan sampah organik bisa dijadikan pupuk, eco enzyme dan lainnya,” ujar Bobby. Ia menjelaskan, pengelolaan sampah berbasis rumah tangga menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan.

Dengan pemilahan sejak awal, sampah yang harus dibuang ke TPA diharapkan semakin berkurang. Selain itu, Pemkot Sukabumi juga mulai melakukan sejumlah langkah penataan di ruang publik. Salah satunya melalui penataan kawasan Lapangan Merdeka yang selama ini menjadi penyumbang volume sampah cukup besar.

Bobby menyebutkan, volume sampah di kawasan Lapangan Merdeka bahkan dapat mencapai sekitar 108 ton per bulan. Karena itu, penataan kawasan tersebut diharapkan mampu membantu pengurangan produksi sampah kota.

Pemerintah pun meminta dukungan penuh dari masyarakat agar kebijakan penutupan TPSS berjalan efektif. Warga diimbau tidak lagi membuang sampah di lokasi yang sudah dinyatakan ditutup.

“Kepada seluruh masyarakat di mana pun, ketika sudah ada tulisan TPS ditutup, jangan sampai ada yang membuang sampah di situ. Mohon kerja samanya, semoga Kota Sukabumi bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan sampah,” jelasnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

TPSS di Kota Sukabumi Bakal Ditutup Bertahap, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi bakal menutup sejumlah Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di berbagai titik wilayah kota. Kebijakan ini ditempuh sebagai upaya mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul yang kini mulai mengalami overload akibat tingginya volume sampah harian.

Berdasarkan data pemerintah daerah, produksi sampah di Kota Sukabumi mencapai sekitar 180 ton per hari. Kondisi tersebut dinilai memerlukan langkah penanganan yang lebih serius dan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana mengatakan, sebelum penutupan TPSS dilakukan, pemerintah akan terlebih dahulu memasifkan sosialisasi mengenai pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Menurut dia, pemilahan sampah dari sumbernya diyakini mampu menekan volume sampah yang masuk ke TPA secara signifikan.

“Sebelum penutupan TPSS, kita sosialisasikan dulu cara pemilahan. Kemudian hasil pemilahan yang anorganik bisa dijual ke bank sampah, sedangkan sampah organik bisa dijadikan pupuk, eco enzyme dan lainnya,” ujar Bobby. Ia menjelaskan, pengelolaan sampah berbasis rumah tangga menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan.

Dengan pemilahan sejak awal, sampah yang harus dibuang ke TPA diharapkan semakin berkurang. Selain itu, Pemkot Sukabumi juga mulai melakukan sejumlah langkah penataan di ruang publik. Salah satunya melalui penataan kawasan Lapangan Merdeka yang selama ini menjadi penyumbang volume sampah cukup besar.

Bobby menyebutkan, volume sampah di kawasan Lapangan Merdeka bahkan dapat mencapai sekitar 108 ton per bulan. Karena itu, penataan kawasan tersebut diharapkan mampu membantu pengurangan produksi sampah kota.

Pemerintah pun meminta dukungan penuh dari masyarakat agar kebijakan penutupan TPSS berjalan efektif. Warga diimbau tidak lagi membuang sampah di lokasi yang sudah dinyatakan ditutup.

“Kepada seluruh masyarakat di mana pun, ketika sudah ada tulisan TPS ditutup, jangan sampai ada yang membuang sampah di situ. Mohon kerja samanya, semoga Kota Sukabumi bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan sampah,” jelasnya.

Berita Lainnya

IMG 20260704 WA0019
Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Diduga Terseret Arus Sungai Cicatih di Sukabumi
IMG 20260704 WA0018
Saat Jejak Masa Lalu Sukabumi Kembali Menyapa Lewat Soekaboemi Tempo Doeloe
WhatsApp Image 2026 07 03 At 19.33
Siap Dirilis! Aplikasi AI “Warga Siaga” memperkuat Kesiapsiagaan Bencana di Masyarakat, Begini Cara Kerjanya
Screenshot 20260703 195532 Instagram
BMKG : Hampir Separuh Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau
IMG 20260703 WA0025
Ketua DPRD Kota Sukabumi Kang Wanju : Madrasah Diniyah Jadi Pondasi Pembentukan Karakter Anak Sejak Dini

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top