TPSS di Kota Sukabumi Bakal Ditutup Bertahap, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah – SUKABUMI KINI

Selasa, 6 Oktober 2026

TPSS di Kota Sukabumi Bakal Ditutup Bertahap, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi bakal menutup sejumlah Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di berbagai titik wilayah kota. Kebijakan ini ditempuh sebagai upaya mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul yang kini mulai mengalami overload akibat tingginya volume sampah harian.

Berdasarkan data pemerintah daerah, produksi sampah di Kota Sukabumi mencapai sekitar 180 ton per hari. Kondisi tersebut dinilai memerlukan langkah penanganan yang lebih serius dan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana mengatakan, sebelum penutupan TPSS dilakukan, pemerintah akan terlebih dahulu memasifkan sosialisasi mengenai pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Menurut dia, pemilahan sampah dari sumbernya diyakini mampu menekan volume sampah yang masuk ke TPA secara signifikan.

“Sebelum penutupan TPSS, kita sosialisasikan dulu cara pemilahan. Kemudian hasil pemilahan yang anorganik bisa dijual ke bank sampah, sedangkan sampah organik bisa dijadikan pupuk, eco enzyme dan lainnya,” ujar Bobby. Ia menjelaskan, pengelolaan sampah berbasis rumah tangga menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan.

Dengan pemilahan sejak awal, sampah yang harus dibuang ke TPA diharapkan semakin berkurang. Selain itu, Pemkot Sukabumi juga mulai melakukan sejumlah langkah penataan di ruang publik. Salah satunya melalui penataan kawasan Lapangan Merdeka yang selama ini menjadi penyumbang volume sampah cukup besar.

Bobby menyebutkan, volume sampah di kawasan Lapangan Merdeka bahkan dapat mencapai sekitar 108 ton per bulan. Karena itu, penataan kawasan tersebut diharapkan mampu membantu pengurangan produksi sampah kota.

Pemerintah pun meminta dukungan penuh dari masyarakat agar kebijakan penutupan TPSS berjalan efektif. Warga diimbau tidak lagi membuang sampah di lokasi yang sudah dinyatakan ditutup.

“Kepada seluruh masyarakat di mana pun, ketika sudah ada tulisan TPS ditutup, jangan sampai ada yang membuang sampah di situ. Mohon kerja samanya, semoga Kota Sukabumi bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan sampah,” jelasnya.

Berita Lainnya

Kategori Berita

TPSS di Kota Sukabumi Bakal Ditutup Bertahap, Warga Diminta Pilah Sampah dari Rumah

SUKABUMIKINI.COM, Sukabumi—Pemkot Sukabumi bakal menutup sejumlah Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di berbagai titik wilayah kota. Kebijakan ini ditempuh sebagai upaya mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul yang kini mulai mengalami overload akibat tingginya volume sampah harian.

Berdasarkan data pemerintah daerah, produksi sampah di Kota Sukabumi mencapai sekitar 180 ton per hari. Kondisi tersebut dinilai memerlukan langkah penanganan yang lebih serius dan melibatkan partisipasi masyarakat secara langsung.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana mengatakan, sebelum penutupan TPSS dilakukan, pemerintah akan terlebih dahulu memasifkan sosialisasi mengenai pemilahan sampah sejak dari rumah tangga. Menurut dia, pemilahan sampah dari sumbernya diyakini mampu menekan volume sampah yang masuk ke TPA secara signifikan.

“Sebelum penutupan TPSS, kita sosialisasikan dulu cara pemilahan. Kemudian hasil pemilahan yang anorganik bisa dijual ke bank sampah, sedangkan sampah organik bisa dijadikan pupuk, eco enzyme dan lainnya,” ujar Bobby. Ia menjelaskan, pengelolaan sampah berbasis rumah tangga menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah perkotaan.

Dengan pemilahan sejak awal, sampah yang harus dibuang ke TPA diharapkan semakin berkurang. Selain itu, Pemkot Sukabumi juga mulai melakukan sejumlah langkah penataan di ruang publik. Salah satunya melalui penataan kawasan Lapangan Merdeka yang selama ini menjadi penyumbang volume sampah cukup besar.

Bobby menyebutkan, volume sampah di kawasan Lapangan Merdeka bahkan dapat mencapai sekitar 108 ton per bulan. Karena itu, penataan kawasan tersebut diharapkan mampu membantu pengurangan produksi sampah kota.

Pemerintah pun meminta dukungan penuh dari masyarakat agar kebijakan penutupan TPSS berjalan efektif. Warga diimbau tidak lagi membuang sampah di lokasi yang sudah dinyatakan ditutup.

“Kepada seluruh masyarakat di mana pun, ketika sudah ada tulisan TPS ditutup, jangan sampai ada yang membuang sampah di situ. Mohon kerja samanya, semoga Kota Sukabumi bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan sampah,” jelasnya.

Berita Lainnya

Screenshot 20261005 124600 Instagram
Upacara Peringatan HUT Ke-81 TNI Tingkat Kota Sukabumi Digelar di Lapang Merdeka
Screenshot 20261005 122248 Google
Pemkot Sukabumi Perpanjang Penghapusan Denda PBB-P2 hingga Desember 2026
IMG 20261004 WA0002
Dua Hari Pencarian, Remaja yang Terseret Arus di Pantai Istiqomah Sukabumi Belum Ditemukan
Screenshot 20261004 155959 Instagram
Operasi Penanganan Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi Ditutup
Screenshot 20261004 155020 Instagram
Mahasiswa di Sukabumi Didorong Jadi Tenaga Kerja Siap Pakai dan Wirausaha

Kategori Berita

Scroll to Top
Scroll to Top